Liputan6.com, Malang : Harie Pandiono adalah sosok Aremania yang gemar
menyebarkan virus damai Aremania ke seluruh dunia. Salah satunya adalah
negara Brasil.
Hal itu membuat salah seorang warga Brasil terpengaruh virus tersebut dan menjadi suka dengan klub asal kota Malang tersebut.
Berikut surat fans Arema tersebut yang berasal dari Amerika Selatan
seperti yang dikutip dari laman resmi klub, Jumat (2/8/13):
Surat dari Allysson R Machado - Arema Brasil.
Kami Bangga Menggunakan Kostum Arema - ALLYSSON R.
MACHADO (Brasil) Obrigado a todos os nossos novos amigos indonesios e
mundo a fora do Arema. Obrigado pornos acolher neste grande time, e
teremos orgulho de vestir esta camisa.
Valew Aremaaaaaaaa Salam Satu Jiwa
Terima kasih kepada semua saudara-saudariku dari Indonesia dan luar
negeri Arema dunia. Terima kasih untuk hosting tim yang hebat, dan kami
bangga untuk mengenakan kostum Arema . Valew Aremaaaaaaaa Salam Satu
Jiwa.
Kami Bangga pada Arema Indonesia baru kenal sudah
seperti saudara. Kita bentangkan Arema Korwil Brasil with Allysson R
Machado.
Tujuan dari deklarasi Arema Brasil, pada akhirnya
saat FIFA World Cup 2014 nanti Aremania Indonesia akan mengibarkan
bendera raksasa, Indonesia di ajang empat tahunan tersebut. Selain itu,
akan dilakukan pengibaran bendera raksasa Arema sebagai bentuk dari rasa
hormat Arema Brasil buat Arema Seluruh Indonesia.
Label: RIZKY™
MALANG – Pupus sudah harapan Arema Indonesia untuk merasakan gelar
juara ISL. Persipura Jayapura, sukses mengunci gelar juara, usai
mengalahkan Persiwa Wamena 2-0. Singo Edan pun harus lapang dada
menerima kegagalan menyabet trofi juara musim 2012/2013.
Apalagi, tim besutan Jacksen F Thiago itu dipermudah meraih gelar juara,
oleh kekalahan Arema atas Mitra Kukar 1-2. Persipura mengunci gelar
juara kompetisi liga super, setelah memastikan poinnya tak terkejar oleh
Arema, usai menang dari Persiwa. Mutiara Hitam saat ini mengoleksi 73
poin dari 30 laga.
Sementara, Arema hanya bisa mendapat 59
angka hasil 30 kali main. Perbedaan selisih poin antara Arema dan
Persipura adalah 14 angka. Padahal, kompetisi hanya menyisakan empat
laga. Andai Arema menang di empat pertandingan tersisa pun, poin
maksimal yang bisa diperolehnya hanya 12 poin, alias mengoleksi 71 poin.
Tak heran, poin Persipura sudah tak bisa dikejar lagi. Atas kegagalan
ini, pelatih Arema Rahmad Darmawan (RD) mengaku kecewa. Apalagi, sejak
awal musim, RD begitu menggebu-gebu dalam memproklamirkan target Arema
sebagai juara musim ini.
‘’Jujur saja. Saya sudah gagal
mencapai target yang saya pasang. Saya juga gagal memenuhi target yang
dipasang manajemen,’’ ungkap RD usai pertandingan lawan Persisam
Samarinda, Kamis malam lalu.
Kegagalan dalam memenuhi target
juara ini, tentunya menjadi catatan bagi manajemen Arema, begitu
kompetisi ISL 2012/2013 berakhir. Dengan melesetnya visi mengangkat
trofi ISL musim ini, pelatih asal Metro Lampung itu mengaku siap
bertanggungjawab di hadapan publik pecinta Arema, fans Aremania hingga
manajemen yang sudah menggelontor dana yang begitu banyak untuk mbandani
Arema.
Pertanggungjawaban RD itu berkaitan dengan evaluasi
tahunan jelang kompetisi, yang terjadi di tubuh klub berlogo singa ini.
‘’Saya siap bertanggungjawab atas kegagalan jadi juara,’’ tandas RD.
Praktis, ia siap menerima semua keputusan yang bakal dilakukan oleh
manajemen, entah itu baik atau buruk.
‘’Saya belum tahu seperti
apa kelanjutan karir saya di Arema. Yang jelas, saya siap
mempertanggungjawabkan hasil musim ini,’’ tandas pelatih berlisensi A
AFC tersebut.
Hanya saja, RD berniat menyelesaikan sisa empat
pertandingan di level ISL sebelum memikirkan hal lain, terkait
kelangsungan karirnya di Arema.
Begitu kompetisi ISL musim
2012/2013 berakhir dan evaluasi dari manajemen diumumkan, RD baru
menentukan kelanjutan karir kepelatihannya di skuad pujaan Aremania ini.
‘’Selesai menerima evaluasi dari owner dan
mempertanggungjawabkan semua yang sudah saya lakukan di Arema, baru saya
memikirkan kemana kelanjutan saya di dunia sepakbola,’’ ungkap pelatih
yang sukses membawa Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC jadi juara ISL
itu.
Saat ini, kebanggaan yang tersisa begitu Persipura merebut
juara ISL, adalah posisi runner up yang masih dipegang Arema. Meski
demikian, bukan perkara mudah mengakhiri kompetisi sebagai juara dua.
Persib Bandung dan Sriwijaya FC sangat ambisi merebut runner up dari
Arema.
Label: RIZKY™
»» Irsyad Maulana membuat suporter tim tuan rumah terdiam saat
pertandingan baru berjalan tiga menit setelah pemain bernomor punggung
88 tersebut mampu memanfaatkan kesalahan pemain belakang Persisam yang
terlampau lemah dalam memberikan umpan pada kiper.
Usai gol
Irsyad tersebut Persisam coba bangun serangan, namun klub berjuluk Pesut
Mahakam tersebut baru bisa menyamakan kedudukan pada menit 41 melalui
Ferdinand Sinaga setelah menerima umpan dari Lancine Kone. Babak pertama
berakhir dengan skor 1-1.
Babak kedua tuan rumah kembali dikejutkan oleh gol Arema melalui
Christian “El-Loco Gonzales” di menit 49 yang berhasil mencuri bola
dari pemain belakang Persisam dan melesakkan ke gawang Fauzi Toldo. 1-2
Singo Edan kembali memimpin.
Berusaha menyelamatkan muka timnya
didepan publiknya sendiri, Persisam tingkatkan intensitas serangan.
Justru Arema dengan serangannya yang cukup efektif mampu memperbesar
keunggulan di menit 67 kembali melalui Gonzales yang mampu getarkan jala
Fauzi Toldo setelah menerima umpan matang dari Greg Nwokolo. 1-3 Arema
perbesar keunggulan.
Persisam akhirnya mampu memperkecil
ketertinggalan di menit 77 melalui sundulan Lancine Kone setelah
menerima umpan matang dari Ferdinand Sinaga. Namun gol Kone tersebut
tetap tidak mampu menghindarkan kekalahan timnya dari kekalahan 2-3
atas Arema.
Kemenangan ini membuat Arema semakin mantap berada di
posisi runner up dengan mengumpulkan 59 poin dari 30 pertandingan yang
sudah dijalani.
Label: RIZKY™
TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Striker Arema Indonesia Cristian Gonzales
menargetkan bakal mencuri poin dan mencetak gol di kandang bekas tim
yang belanya yakni Persisam Putra Samarinda, di laga lanjutan kompetisi
ISL, Kamis (1/8) besok malam.
Musim lalu 2011/2012, Cristian Gonzales membela Persisam dan kini ia membela Arema Indonesia sebagai striker.
El Loco sapaan Gonzales, bakal kembali ke mantan klub yang dibelanya
untuk laga kompetisi Indonesia Super League 2012/2013. Musim lalu,
Gonzales membela Persisam, namun sayangnya ia hanya bisa membawa
Persisam ke peringkat papan tengah.
Sebagai Striker Arema
Indonesia, Gonzales terbilang cukup subur, ia sudah mengemas lebih dari
10 gol. Menurut dia, tim Persisam Putra cukup bagus dan memiliki
permainan yang cepat.
"Saya pernah bermain untuk Persisam. aya
harus profesional. Dalam pertandingan kita adalah musuh. Tapi usai
pertandingan kita tetap teman," kata Gonzales, usai uji coba di Stadion
Segiri, Samarinda, Rabu (31/7/2013).
Namun, bukan berarti tim Singo
Edan ini tidak memiliki hasrat untuk mendapatkan tiga poin di kandang
Persisam. Pasalnya, ia telah menelan kekalahan tipis 2-1 dari tuan rumah
Mitra Kukar pekan lalu. "Saya berusaha curi poin. Tidak ada pemain
belakang yang harus diwaspadai," ucapnya
Label: RIZKY™
;;
Subscribe to:
Postingan (Atom)
