widgeo.net

MALANG–Terbuka sudah siapa calon sponsor baru Arema Indonesia untuk perjalanan kompetisi ISL musim depan. PT Indosat Tbk menjadi sponsor baru Singo Edan yang mengucurkan dana dalam kontrak senilai Rp 2 miliar lebih.

Sebelumnya, kabar soal sponsor senilai Rp 2 miliar sempat berkembang kemana-mana. Selain sempat muncul nama perusahaan penerbangan Air Asia, nama Syekh Mansour juga sempat muncul. Pasalnya, ada kabar perusahaan afiliasi Manchester City menjadi sponsor Arema senilai Rp 2 miliar.

Namun, kepastian bahwa Indosat bakal jadi sponsor Arema untuk kompetisi 2013/2014 tentu membawa angin segar bagi publik. Sebab, kehadiran Indosat bisa mengurangi beban operasional Arema yang begitu besar, karena gaji pemain yang besar dan biaya away yang tinggi untuk musim depan.

Event peresmian kerjasama antara Arema dan Indosat sendiri bakal digelar di Galeri Indosat Jalan Jaksa Agung Suprapto, sore ini, Kamis (1/8). Dari undangan yang dikirim ke kantor Malang Post, penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) untuk Co-Branding antara Arema dan PT Indosat Tbk bakal dihadiri oleh CEO dari kedua belah pihak.

CEO Arema, Iwan Budianto bakal mewakili tim berjuluk Singo Edan itu. Sementara, CEO PT Indosat Alexander Rusli yang ditunjuk sebagai penandatangan MoU. Pemasangan logo Indosat sendiri kabarnya bakal diletakkan di salah satu lengan dari jersey Arema. Apalagi, sesuai regulasi PT Liga Indonesia, klub ISL tidak dibatasi dalam jumlah sponsor. Yang terbatas, hanya ukuran dari logo yang terpasang di jersey saja.

Pihak manajemen Arema yang diwakili oleh Media Officer Sudarmaji membenarkan kabar penandatanganan kontrak kerjasama dengan PT Indosat Tbk. Namun, ia menolak untuk memberitahukan lebih lanjut, detail dari kerjasama dengan perusahaan telekomunikasi itu. “Insyaallah lebih jelas besok (hari ini) saat penandatanganan,” ungkap Sudarmaji kepada Malang Post.

Namun, banyaknya sponsor yang mulai berdatangan ke Arema, bakal mengangkat harapan manajemen untuk perubahan prestasi musim depan. “Semoga musim depan Arema semakin kuat, dari segi skuad, manajerial, maupun keuangan,” tutup mantan direktur pemberitaan radio lokal Malang itu.



Wearemania.net - Ada sebuah pemandangan unik di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Senin (29/07) usai Arema dikalahkan tuan rumah Mitra Kukar 2-1. Pemain Mitra Kukar yang juga merupakan eks Arema, Ahmad Bustomi terlihat mengenakan jersey biru Arema.

Usai bertukar jersey dengan Purwaka, Bustomi lantas mengenakan jersey Arema bernomor 2 itu. Seolah mengisyaratkan keinginannya untuk kembali memperkuat Arema, Bustomi pun lantas mendatangi General Manager Arema, Rudy Widodo.

"Gimana ini Pak? Kaosnya Arema sudah saya pakai dan gak akan saya copot lagi," ujar Bustomi sambil memamerkan jersey Purwaka yang dipakainya.

Menanggapi aksi pemain yang identik dengan nomor jersey 19 itu, Ruddy tak mau banyak berkomentar. Namun dirinya tak menutup kesempatan bergabungnya kembali mantan anggota Skuad Juara Arema yang memenangi trophy ISL 2009/2010 tersebut.

"Gimana ya? Kita lihat saja musim depan gimana," tegas Ruddy sambil melemparkan seutas senyuman penuh makna kepada Bustomi.

Niat Bustomi kembali pulang kandang ke bumi Arema sangat terbuka lebar. Kontraknya bersama Naga Mekes memang habis seiring berakhirnya kompetisi ISL musim 2013 ini.

Keinginan para Aremania agar managemen Arema memulangkan sejumlah bintang masa lalu Arema, termasuk Bustomi sepertinya akan berjalan mulus. Apalagi sampai saat ini belum ada tanda-tanda perpanjangan kontrak yang dilakukan oleh managemen Mitra Kukar.



Manajemen Persela mengaku tidak terusik oleh
keinginan Lopez hengkang dari Persela. Pasalnya,
saat ini Persela masih fokus menghabiskan tiga
sisa laga di ISL musim ini ketimbang memikirkan
hal lain. Di akhir putaran pertama lalu, Lopez
santer dikabarkan akan merapat ke Persib
Bandung. Namun keinginan Persib dan Lopez
untuk menjalin kerja sama pupus di tengah jalan.
Kini, usai gagal berlabu ke Persib, pemain
flamboyan asal Argentina itu sempat menyatakan
keinginannya untuk bergabung bersama Arema.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Lopez
kepada manajemen Arema usai Persela bentrok
dengan Arema beberapa waktu yang lalu.
Gustavo mengaku ingin bermain untuk klub
kebanggaan Aremania tersebut, karena baginya
Arema memiliki kelayakan untuk menjadi tim
papan atas serta bisa berpeluang merebut juara
untuk musim selanjutnya. Hal ini mengisyaratkan
Lopez sudah jenuh dengan prestasi Persela yang
masih berkutat di papan tengah klasemen
sementara.
“Soal rencana hengkang Gustavo (Lopez), kami
belum berpikir ke arah situ. Saat ini belum
waktunya membahas evaluasi tim, sebab
semuanya masih fokus di sisa pertandingan musim
ini,” tegas Debby Kurniawan, manajer Persela
seperti dikutip dari Surya.
Menurut Debby, mengenai rencana kepindahan
Lopez bukanlah hal baru bagi Persela. Sejak
mendekati putaran pertama berakhir, kuping
Persela seakan sudah kebal dengan semerbaknya
kabar kepindahan Lopez. Pemain yang kerap kali
menjadi kapten tim ini memang memiliki pesona
dan membuat banyak klub ingin meminangnya.
“Gustavo kan dari dulu sering dikabarkan
hengkang. Jadi, mengenai bagaimana
kelanjutannya, ya kita tunggu saja sampai musim
ini berakhir,” pungkas Debby.

Jadwal Arema

Berikut jadwal lengkap Arema selama putaran kedua

Minggu, 12 Mei Arema vs Persipura
Sabtu, 18 Mei Arema vs Persiwa
Rabu, 22 Mei Persela vs Arema
Minggu, 26 Mei Persepam vs Arema
Jumat, 31 Mei Arema vs Persib
Senin, 3 Juni Arema vs Persita
Jumat, 14 Juni Arema vs Gresik United
Selasa, 18 Juni PBR vs Arema
Minggu, 23 Juni Sriwijaya FC vs Arema
Minggu, 30 Juni Arema vs Persija
Kamis, 4 Juli Arema vs PSPS
Senin, 29 Juli Mitra Kukar vs Arema
Kamis, 1 Agustus Persisam vs Arema
Rabu, 21 Agustus Arema vs Barito Putra
Minggu, 25 Agustus Arema vs Persiba
Selasa, 3 September Persidafon vs Arema
Sabtu, 7 September Persiram vs Arema

Semoga Bermanfaat...

Daftar Isi

Klasemen

Ini dia klasemen isl terbaru tanggal 31 juli 2013 
 
No | Klub             | Main | Menang | Draw | Kalah |  Gol |  Pts
 1.  PERSIPURA           30      22       7      1     74-17   73
 2.  AREMA INDONESIA     30      18       5      6     62-27   59
 3.  PERSIB              29      16       8      5     65-36   56
 4.  SRIWIJAYA FC        30      17       5      8     50-46   56
 5.  MITRA KUKAR         29      16       6      7     45-37   54
 6.  BARITO PUTERA       29      13       7      9     44-35   46
 7.  PERSIRAM            30      10      11      9     38-33   41
 8.  PERSISAM            31      11       8     12     46-46   41
 9.  GRESIK UNITED       29      11       7     11     37-40   40
10.  PERSEPAM MU         30      10       7     13     38-46   37
11.  PERSELA             31       8      11     12     51-45   35
12.  PERSIJA             29      10       5     14     35-38   35
13.  PERSIBA BALIKPAPAN  30       8       9     13     35-43   33
14.  PERSITA             30       7      10     13     28-44   31
15.  PERSIWA             30       9       3     18     29-46   30  
16.  PELITA BANDUNG RAYA 28       5      11     12     34-45   26
17.  PERSIDAFON          30       7       5     18     33-52   26
18.  PSPS                29       4       5     21     23-83   17

Tentang Saya

Blog saya

Kontak

republik-arema.blogspot.com |

Our Contacts

Country:INDONESIA
City:
Telephone:
Email:
INDONESIAN
PASURUAN
+6285730388904
rizkyekoy@yahoo.com

Contact Form

Your Name:
Your E-mail:
Your Message:
Send

This template downloaded form free website templates


Kalah 2-1 dari Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Senin (29/7/2013) akibat kesalahan pemain Arema Cronous sendiri. Pemain belakang cenderung menampilkan permainan penuh resiko. Gol Mitra Kukar dicetak striker Ilija Spasojevic (4’), dan gelandang Paolo Frangipane (33’).

Pelatih Arema Cronous, Rahmad Darmawan (RD) menilai dua gol ini tercipta karena pemain belakang Arema Cronous tidak langsung membuang bola kedepan. Padahal saat itu ada beberapa pemain Mitra Kukar yang berada di zona pertahanan Arema Cronous.

“Anak-anak terlalu banyak mengambil resiko dengan memainkan bola di belakang,” kata RD kepada Surya Online (Tribunnews.com Network), Selasa (30/7/2013).

Pelatih asal Metro Lampung ini pun menginstrusikan pemain tidak melakukan hal sama di babak kedua. Singo Edan memang tidak banyak memainkan bola di zona pertahanan. Makanya Arema Cronous bisa tampil dominan di babak kedua. Mitra Kukar kesulitan menciptakan peluang di babak kedua ini. Justru Singo Edan yang mempersempit angka melalui gol cetakan Greg Nwokolo di menit 77.

Menurutnya, menantang Mitra Kukar memang tidak mudah. Bukan hanya lini belakang yang sempat diobrak-abrik tim kebanggaan Mit Man ini.

Bahkan lini depan Arema Cronous yang diperkuat tiga pemain pun kesulitan menjebol pertahanan Mitra Kukar.

“Anak-anak hanya mampu menciptakan dua peluang. Satu peluang tercipta gol,” tambahnya.

Lini tengah juga mendapat sorotan dari mantan pelatih Persija Jakarta ini. Dengan menggunakan formasi 4-3-1-2, peranan lini tengah sangat dibutuhkan. Ternyata lini tengah kurang optimal memperagakan perannya selama laga. Pemain lini tengah sering salah passing sehingga menganggu ritme permainan tim. “Bola dari tengah kedepan atau belakang kurang efektif. Salah passing ini sangat banyak dalam laga kemarin,” terang RD. (Tribun)

;;